Para Karyawan, Nasabah, dan Rekanan

Dalam rangka mendukung penerapan Tata Kelola Perusahaan (Good Corporate Governance) yang baik dan meningkatkan efektivitas penerapan sistem pengendalian fraud. Bank Jambi menyediakan sarana pelaporan pelanggaran yang disebut Whistleblowing System-Bank Jambi guna memberikan alternatif sarana pelaporan pelanggaran yang lebih efektif karena alasan kerahasian dan/atau tindak lanjut yang diharapkan tidak dapat dipenuhi.

Hal ini sejalan dengan komitmen Bank Jambi untuk menerapkan budaya anti Fraud dengan yakni "No Fraud Tolerance" sesuai dengan SE BI nomor 13/28/DPNP tanggal 09 Desember 2011 Perihal Penerapan Strategi Anti Fraud bagi Bank Umum.

Apabila terdapat Insan Bank Jambi yang melakukan pelanggaran dalam hal benturan kepentingan, fraud, kode etik dan penyuapan/gratifikasi maka diharapkan kerjasama dan peran aktif dari karyawan, nasabah, dan rekanan agar berkenan menyampaikan pengaduan pelanggaran pada Whistleblowing System-Bank Jambi.


Tujuan Whistleblowing System

Tujuan Whistleblowing System -Bank Jambi adalah :

  1. Sebagai sarana pelaporan pelanggaran yang bisa dimanfaatkan secara efektif dan tetap menjaga kerahasian pelapor.
  2. Sebagai sarana untuk memperoleh bukti awal yang bisa digunakan untuk menyelidiki pelanggaran terutama apabila kasus melibatkan insan Bank Jambi;
  3. Sebagai sarana deteksi dini dan pencegahan apabila terjadinya pelanggaran yang melibatkan insan Bank Jambi; dan
  4. Sebagai best practice implementasi Good Corporate Governance (GCG) guna meningkatkan reputasi perusahaan.

Sarana Penyampaian Pelaporan

  • bankjambi.co.id/whistleblower
  • wbs@bankjambi.co.id  (hanya untuk penyampaian penambahan bukti pendukung)

Hal-Hal Yang Harus Dipenuhi Oleh Pelapor

Untuk mempermudah dan mempercepat proses tindak lanjut, berikut ini adalah hal-hal yang harus dipenuhi oleh pelapor dalam menyampaikan pengaduannya yakni sekurang-kurangnya :

  •  Nama pelapor (diperbolehkan menggunakan anonim);dan
  •  Nomor telepon dan alamat e-mail yang dapat dihubungi.

Pengaduan Anda akan mudah ditindaklanjuti apabila telah memberikan indikasi awal yang dapat dipertanggung jawabkan (4W + 1 H) yang meliputi :
    • Who :  Siapa yang terlibat dalam pelanggaran tersebut.
    • What :  Indikasi pelanggaran yang diduga dilakukan.
    • Where :  Tempat terjadinya pelanggaran tersebut dilakukan
    • When :  Waktu terjadinya pelanggaran tersebut dilakukan.
    • How :  Bagaimana pelanggaran tersebut dilakukan (modus, cara, dsb.).
    • Dokumen pendukung dan/atau bukti lainnya (bila ada)

      Laporan pelanggaran yang Anda sampaikan harus berhubungan dengan:
      • Benturan Kepentingan adalah suatu kondisi dimana insan Bank dalam menjalankan tugas dan kewajibannya mempunyai kepentingan diluar kepentingan perusahaan, baik yang menyangkut kepentingan pribadi, keluarga, maupun kepentingan pihak-pihak lain sehingga insan Bank tersebut dimungkinkan kehilangan obyektivitasnya dalam mengambil keputusan dan kebijakan sesuai wewenang yang telah diberikan perusahaan kepadanya.


      Contoh :
      1. Pemberian fasilitas kredit kepada diri sendiri/keluarga yang terindikasi melanggar ketentuan dan berpotensi merugikan Bank Jambi secara ekonomis.
      2. Pemberian keputusan penunjukan pihak tertentu sebagai penyedia barang/jasa, dimana Insan Bank Jambi tersebut mempunyai kepentingan ekonomis pada pihak yang ditunjuk tersebut.

      • Fraud adalah tindakan penyimpangan yang sengaja dilakukan atau pembiaran yang dirancang untuk mengelabui, menipu, atau memanipulasi Bank, nasabah, atau pihak lain, yang terjadi di lingkungan Bank dan/atau menggunakan sarana Bank sehingga mengakibatkan Bank, nasabah, atau pihak lain menderita kerugian dan/atau pelaku fraud memperoleh keuntungan keuangan baik secara langsung maupun tidak langsung. Adapun Jenis-jenis perbuatan yang tergolong fraud mencakup kecurangan, penipuan, penggelapan asset,  pembocoran informasi, tindak pidana perbankan (tipibank), dan tindakan-tindakan lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu.

      Contoh :
      1. Membuat dan/atau menggunakan dan/atau memberikan dan/atau mengubah dan/atau menyalin dan/atau menggandakan data dan/atau keterangan yang tidak sesuai dengan sebenarnya sehingga merugikan Perusahaan dan/atau nasabah.
      2. Menyalahgunakan/mengambil tanpa alasan hak uang/barang/ data/dokumen milik perusahaan dan/atau nasabah di lingkungan kerja.

      • Kode Etik adalah penjabaran dari nilai budaya perusahaan yang telah dirumuskan berdasarkan nilai-nilai positif yang tumbuh dan berkembang pada segenap insan Bank, untuk mencapai tujuan bersama dan digunakan sebagai pedoman/petunjuk bagi insan perusahaan dalam mengambil keputusan dan bertindak.

      Contoh:
      1. Tidak menjaga rahasia bank dan rahasia jabatan sebagaimana ditentukan oleh Bank Jambi.
      2. Melakukan perbuatan asusila atau perjudian lingkungan kerja pada waktu kerja.
      3. Mabuk, meminum minuman keras yang memabukkan, memakai dan/atau mengedarkan narkotika dan/atau zat adiktif lainnya di lingkungan perusahaan dan/atau pada waktu kerja.

      • Penyuapan/Gratifikasi adalah menerima sesuatu dalam bentuk apapun dan berapapun jumlah/nilainya dari pihak lain yang terkait dengan jabatan/wewenang/tanggung jawabnya di Bank.

      Contoh :
      1. Menerima imbalan secara langsung maupun tidak langsung dalam bentuk apapun dari pihak manapun yang terkait dengan tugas dan tanggung jawab.
      2. Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun juga dalam menjalankan tugasnya untuk kepentingan pribadi/golongan/pihak lain.

      Perlindungan Pelapor

      • Perlindungan kepada Pelapor tindak pelanggaran pada prinsipnya adalah hak dari Pelapor guna memberikan rasa aman kepada Pelapor terkait dengan ancaman/tindakan yang didapat akibat laporan pelanggaran yang disampaikan.
      • Perlindungan hanya dapat diberikan kepada Pelapor dengan kategori (disclosure).
      • Dalam hal Pelapor menerima ancaman terhadap pekerjaan, fisik, remunerasi maupun fasilitas pekerjaan yang diterima dari pihak lainnya, maka Pelapor menyampaikan permohonan perlindungan kepada Penanggung Jawab Whistleblowing System-Bank Jambi yakni Direktur Utama.
      • Permintaan perlindungan dapat disampaikan melalui surat atau email.
      • Bentuk perlindungan terhadap Pelapor disesuaikan dengan bentuk ancaman/ tindakan balasan yang diterima.
      • Pemberian perlindungan dilakukan dengan tetap memperhatikan azas kerahasian dan ketentuan terkait yang berlaku di Bank.
      • Dengan pertimbangan tertentu, Bank Jambi juga dapat memberikan perlindungan kepada keluarga Pelapor.
      • Pemberian perlindungan kepada Pelapor dapat pula ditolak atau dihentikan, apabila terdapat bukti bahwa Pelapor tidak melakukan kewajibannya dalam menjaga kerahasiaan identitas diri dan laporannya.
      • Perlindungan tidak akan diberikan atau akan dihentikan pemberiannya apabila dikemudian hari terbukti bahwa laporan pelanggaran yang disampaikan oleh Pelapor kepada Bank ternyata palsu/fitnah atau mempunyai tujuan yang menyimpang dari tujuan kebijakan Whistleblowing System-Bank Jambi.

      Penanganan Pelaporan

      • Untuk menjaga kerahasian, maka identitas Pelapor beserta laporan yang disampaikannya hanya diketahui oleh petugas Whistleblowing System-Bank Jambi.
      • Untuk memperlancar proses tindaklanjut atas tindak pelanggaran yang dilaporkannya, petugas Whistleblowing System-Bank Jambi dapat meminta tambahan informasi kepada pelapor.
      • Kepada Pelapor diberikan hak untuk memantau perkembangan tindaklanjut tindakan pelanggaran yang dilaporkannnya melalui saluran telepon dan email yang disediakan dengan menyebutkan kode tanda terima laporan.
      • Jangka waktu untuk mendapatkan tanggapan paling lambat 15 hari kerja setelah laporan terima.

      Tindak Lanjut Laporan

      • Tindakan Terhadap Pelapor Yang Terindikasi Memfitnah
      Sanksi dapat diberikan kepada Pelapor apabila terbukti bahwa laporan yang disampaikan ternyata fitnah dan terbukti bahwa laporan yang disampaikan mempunyai tujuan lain yang menyimpang dari maksud dan tujuan kebijakanWhistleblowing System-Bank Jambi. Sanksi dimaksud mengacu kepada Peraturan Pemberian Sanksi/ Hukuman atas Pelanggaran Karyawan PT.Bank Pembangunan Daerah Jambi yang berlaku.

      • Sanksi bagi Terlapor
      Terlapor yang terlibat dalam pelanggaran akan diproses sesuai dengan Peraturan Pemberian Sanksi/ Hukuman atas Pelanggaran Karyawan PT.Bank Pembangunan Daerah Jambi yang berlaku.

      Salam hangat, 

      PT. Bank Pembangunan Daerah Jambi

      IT Bank Jambi - We Are Team